Breaking News

Mana yang Lebih Cepat Hilangkan Pedas ? Air Panas atau Dingin ?

Kepedasan usai mengonsumsi makanan pedas pasti membuat mulut terasa tidak nyaman. Untuk menghilangkan rasa pedas tersebut, ada orang yang sengaja mengonsumsi air hangat atau bahkan air dingin.

Menanggapi hal ini, dr Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya menuturkan rada pedas pada masakan biasanya dikarenakan cabai. Nah, cabai mengandung zat yang bisa mengiritasi lapisan di tenggorokan.

“Makanya sehabis makan makanan pedas biasanya tenggorokan kita nyeri atau terasa kering. Saat masuk ke tenggorokan, pembuluh darah di mukosa akan menyempit. Ini sebagai mekanisme pertahanan tubuh supaya yang teriritasi tidak terlalu luas,” tutur dr Meta.

Guna menghilangkan rasa pedas di mulut, dr Meta mengungkapkan air hangat bersifat melebarkan pembuluh darah, sehingga supply oksigen lancar dan pelepasan mediator radang dapat berkurang. Sebaliknya, minuman dingin justru bisa memperlama efek pedas.

“Walaupun begitu, sebenarnya tang terbaik adalah minum susu, karena susu dapat menetralisir pedasnya capsaicin yang terdapat pada cabai,” kata dr Meta dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (7/11/2014).

Menurut Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD, konsultan saluran cerna dari RSCM, cabai baik bagi saluran pencernaan. Bagi yang mengalami sembelit, cabai dapat meningkatkan gerak peristaltik usus sehinga memperlancar proses buang air besar. Bagi metabolisme tubuh secara keseluruhan, cabai membuat proses pembakaran kalori berlangsung lebih efisien.

“Selain mengandung capsaicin, cabai juga mengandung Vitamin C, Vitamin A, mineral, antioksidan dan serat. Tapi tetap berhati-hati mengonsumsi cabai jika punya riwayat sakit maag. Saat gejala menyerang, sebaiknya hindari makanan pedas dan asam. Baru setelah gejala maagnya sudah membaik, makan cabai tidak masalah asal tidak berlebihan,” papar dr Ari.

Sumber : detik.com

Check Also

Biarkan Bayi Memasukkan Mainan ke Mulut

Kita sebagai orang tua tentu kerap khawatir ketika anak kita yang masih bayi memasukkan mainan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.